Selasa, 26 Januari 2016



    

 Kasih Sayang Seorang Ibu



                Di suatu desa yang kecil , ada seorang ibu yang sangat menyayangi anak nya . Beliau bernama ibu Lia dan anak nya bernama sani .  Suatu hari beliau harus pergi kekota besar , entah apa alasannya beliau harus pergi ke kota besar , setelah beberapa bulan kemudian ibu itu pulang kerumah nya dirinya sangat berubah total dari sebelumnya . Beliau bersifat dingin terhadap anaknya , semula ibu lia sangat lah mengasihi anaknya , tak peduli selarut apa anaknya pulang ibu lia tetep menunggunya dan membuat makanan kesukaan anaknya itu.
                Akan tetapi , sejak ibunya pulang dari kota besar , ibunya tidak memperdulikan lagi anaknya itu . Suatu hari anaknya itu sangat lah lapar dan memberitahu ibunya , tapi ibunya itu hanya bilang “kamu kan sudah besar , masa gk bisa masak sendiri” . Dan muali waktu itu sani pun berpikir kalau ibunya tidak memperdulikan sani . Setelah beberapa bulan ibunya meninggal , sani pun tidak ada rasa sedih .
                Beberapa tahun kemudian , sani pun lulus dari SMA dan ingin meneruskan nya kuliah . Akan tetapi karena masalah ekonomi , akhirnya sani tidak bisa meneruskan sekolahnya . Dua hari kemudian , ayah nya memberi sebuah kotak peninggalan ibunya . Dalam isi kotak itu terdapat uang 5000 dolar dan selembar surat . Dan di bacanya surat itu yg berisi .........
                “Anakku , maafkan ibu . Waktu itu ibu pergi kekota besar sebetulnya akan memeriksakan kesehatan dan ibu di nyatakakan terkena kanker stadium akhir . Dan waktu itu ibu sangatlah dingin , karna ibu tak ingin melihat kamu sedih .
                “Anakku , walau ibu tak pernah bertanya padamu , namun dalam hati ibu selalu mengkhawatirkan mu . Setiap kali kamu pulang larut malam , ibu selalu menunggu mu di atas tempat tidur .  Ibu ingin kamu menjadi anak yang mandiri tidak tergantung sama orang lain . Dalam kotak ini ada uang kamu bisa menggunakanya untuk meneruskan sekolah tinggi .
Selamat tinggal anakku , semoga kamu menjadi anak yang berguna bagi orang lain .

                Air mata segera mengaburkan mata sani . Sani pun hanya bisa menangis dan menyesal karna telah benci sama ibu nya .


                Kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya sungguh tanpa pamrih dan penuh akal budi , mana mungkin ada ibu yang tidak mengasihi anaknya?
Ketika beliau harus menahan perhatian dan kasih sayangnya , harus berusaha keras untuk bersikap dingin terhadap anaknya . Apakah kita sebagai anak mau memahami isi hati seorang ibu ?


END
TERIMA KASIH